YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Gunung Merapi di perbatasan wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali meletus sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (1/11/2010). Awan panas menyembur vertikal ke atas, sesaat kemudian bergulung-gulung turun ke arah lereng. Cuaca di puncak Merapi cerah sehingga letusan pagi ini terlihat jelas dari Kota Yogyakarta.
Hingga berita ini diturunkan, kepulan asap masih membubung tinggi dan terlihat menyebar ke arah timur dan selatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, daerah Kepuharjo dinyatakan rawan dan petugas yang berjaga di kawasan Kepuharjo dan Umbulharjo diminta turun.
Belum diketahui pasti semburan asap itu apakah mengandung material vulkanik atau hanya asap gas. Jika mengandung debu vulkanik maka wilayah yang rawan hujan abu berada di Kabupaten Boyolali dan sekitarnya.
Semburan kali ini tidak disertai dengan dentuman keras seperti yang terjadi pada 30 Oktober lalu, tetapi durasinya cukup panjang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar