LIVERPOOL, KOMPAS.com — Bek tengah Liverpool, Jamie Carragher, masih merasa kecewa terhadap kekalahan timnya dari Arsenal, Minggu (13/12/2009). Wakil kapten tim itu merasa "The Gunners" telah menghancurkan tim terbaik "The Reds" musim ini.
Pada laga di Anfield, Liverpool sebagai tuan rumah kembali diperkuat striker Fernando Torres Reina. Di belakang Torres, Pelatih Rafael Benitez memasang Dirk Kuyt, kapten Steven Gerrard, serta gelandang Lucas Leiva, Yossi Benayoun, dan Javier Mascherano. Di lini belakang, bek tengah Daniel Agger kembali berpasangan dengan Carragher dan diapit oleh Glen Johnson serta Fabio Aurelio.
Itulah tim terbaik "The Kop" sejak tim tersebut dilanda cedera silih berganti dari para pemainnya, apalagi Alberto Aquilani juga sempat merumput sejak menit ke-65. Namun, keberuntungan tidak memihak di pihak tuan rumah. Sejak gol bunuh diri Johnson, "The Anfield Gank" justru kehilangan semangat dan akhirnya kalah 1-2 akibat gol Andrey Arshavin.
"Itu bukan masalah kualitas. Itu soal rasa percaya diri," kata Carragher kepada The Times. "Kami hanyalah manusia dan ketika sesuatu berjalan tidak baik, kepercayaan diri akan hilang."
Carragher menggambarkan, betapa tim yang diperkuat Gerrard, Jose Reina, Mascherano, dan Torres bisa kehilangan keyakinan dalam sekejap. Meski sudah mencetak gol lebih dulu, Liverpool tak dapat mempertahankan keyakinan itu hingga 90 menit permainan.
"Itu mungkin tim terbaik yang kami punya. Masih ada beberapa pemain dalam tim yang tidak fit 100 persen, tapi kami perlu tim yang bermain reguler dan jika kami membuat penampilan baik seperti babak pertama dan sejumlah pemain dalam kondisi bugar, aku yakin kami akan memenangi sejumlah laga antara kini dan akhir musim," tambah Carragher.
Apa mau dikata, kini jalan Liverpool menuju kursi juara Liga Inggris semakin sulit. Pelatih Rafael Benitez bahkan hanya berharap dapat menyelesaikan musim ini di posisi empat besar.
Jembatan itu dibangun untuk meningkatkan integrasi dan pertumbuhan Delta Sungai Mutiara (PRD). Kawasan PRD dijuluki sebagai lokomotif ekonomi China. Pembangunan jembatan diharapkan menghidupkan lagi aktivitas di kawasan PRD yang lesu akibat krisis ekonomi global itu.
Pusat manufaktur PRD ini juga menguasai hampir sepertiga dari total ekspor China. Sekalipun demikian, setelah dilanda krisis keuangan dan ekonomi global, banyak perusahaan di lingkungan PRD tertekan dan bahkan ada pula yang gulung tikar.
Belakangan ini muncul desakan untuk meningkatkan lagi kapasitas PRD sebagai pusat perdagangan, jasa, dan ekspor. Jembatan diharapkan membawa keuntungan ekonomi substansial bagi wilayah Guangdong dan kawasan lain masing-masing di China, Hongkong, dan Makau.
Chief Executive Hongkong Donald Tsang pada saat peluncuran proyek menjelaskan, pembangunan jembatan akan rampung pada 2015/2016. Panjang jembatan 50 kilometer, sekitar 23 kilometer di antaranya melintasi laut. Diharapkan, jembatan ini membawa keuntungan ekonomi yang mampu menghela kawasan tertinggal di Guangdong barat.
Biaya yang dianggarkan untuk konstruksi jembatan ialah 73 miliar yuan China, atau 10,7 miliar dollar AS. Hongkong berharap jembatan itu kelak berperan membawa manfaat ekonomi sekitar 45 miliar dollar Hongkong atau 5,8 miliar dollar AS dalam kurun waktu 20 tahun pertama.
Dalam cetak biru untuk wilayah itu yang dirilis Januari lalu, badan perencana ekonomi ternama Beijing mengatakan, PRD bisa menjadi pusat ekonomi terdepan dunia pada tahun 2010. Namun, sebuah studi mengkritik kajian itu karena tidak mempertimbangkan rendahnya tingkat daya saing dan inovasi.
”Dipadu transportasi yang cepat dan nyaman, jasa keuangan Hongkong, pariwisata, perdagangan, dan logistik dapat membuat PRD dan daerah sekitarnya lebih baik lagi,” ujar Donald Tsang.
Kalangan pencinta lingkungan, seperti WWF, menentang proyek itu. Konstruksi jembatan dapat merusak ekosistem laut.
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Kepolisian Daerah DIY Brigadir Jenderal Sunaryono mengatakan, ledakan yang terjadi di Apotek Medistra, Jalan Cik Di Tiro, Yogyakarta, tergolong dalam kategori ledakan rendah atau low explosive.
Namun, belum bisa dipastikan apakah ini berasal dari elpiji atau zat kimia yang biasanya banyak terdapat di apotek. Polisi tengah memintai keterangan kepada sejumlah saksi, termasuk orang yang tidur di lantai dua apotek dan pedagang warung di depan apotek yang mendengar terjadinya ledakan.
Adapun korban yang luka akibat pecahan kaca adalah Yohanes Dwi Subagyo (32) dan Yakop Prakoso (37), keduanya dirawat di RS Bethesda. Satu lagi, Diah LR yang luka sobek di punggung, leher, dan lengan sekarang dirawat di RS Panti Rapih. Mereka adalah pengguna jalan yang tengah lewat saat ledakan terjadi.
Kalau dilihat kerusakannya hanya roling door yang jebol. Dinding masih utuh. "Kami belum lihat apakah peristiwa ini terjadi akibat bahan peledak murni. Gegana masih di lokasi dan melakukan olah TKP. adapun Labfor masih bergerak dari Semarang," ujar Sunaryono di lokasi.
