Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Blog Design :
Silahkan Download

Powered by Blogger

BISNIS PULSA dengan banyak keuntungan. 100% Dijamin UNTUNG. klik DISINI" ...!!
BERPOTENSI TSUNAMI
Minggu, 18 Juli 2010 | 21:12 WIB
lokasi gempa

JAKARTA KOMPAS.com - Gempa bumi berkekuatan 7,1 skala richter yang berpotensi tsunami mengguncang kawasan Papua dan Papua Nugini pada Minggu (18/7/2010) pukul 20.35 WIB.

Berdasarkan informasi yang dilansir Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika malam ini, pusat gempa berada di 6.29 LS - 150.81 BT, dengan kedalaman 26 kilometer. Pusat gempa berada pada 537 kilometer Timur Laut Port Moresby, Papua Nugini, 1071 kilometer Barat Laut Honiara Kepulauan Salomon, 1184 kilometer Timur Laut Merauke-Papua , 1197 km Tenggara Jayapura-Papua dan 4886 kilometer Tenggara Jakarta.

Gempa 7,1 SR tersebut merupakan gempa susulan, setelah sebelumnya pada pukul 20.04 juga terjadi gempa dengan kekuatan 7,2 SR berkedalaman 77 kilometer. Pusat gempa berada di 6.20 LS - 150.31 BT, atau 503 kilometer Timur Laut Port Moresby -PNG.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh kabar mengenai dampak dari guncangan gempa tersebut. BMKG pun belum mencabut status berpotensi tsunami.

Kamis, 15 Juli 2010 | 21:33 WIB

SACHSENRING, KOMPAS.com — Juara dunia MotoGP, Valentino Rossi, dipastikan akan berlomba lagi di GP Jerman pekan ini atau tidak sampai dua bulan setelah cedera patah kaki.

Pebalap asal Italia itu mendapat kepastian dan izin berlomba setelah menemui Kepala Kesehatan Sirkuit Sachsenring dr Huber Fischer, Kamis (15/7/2010).

Rossi, juara dunia tujuh kali, mengalami cedera patah salah satu tulang kaki kanan setelah terjatuh pada kualifikasi jelang GP Italia pada 5 Juni lalu. Ia menjalani operasi lebih dari dua jam dan diminta beristirahat selama 3-4 bulan.

Namun, Rossi menjalani uji coba dua kali dalam dua pekan ini. Ia dinyatakan sehat setelah menjalani pemindaian, Rabu.

Wasit Enggan Minta Maaf Soal Lampard

Font size: Decrease font Enlarge font
image
Gol Frank Lampard yang tidak disahkan. (Getty Images)

Hakim garis yang bertugas mengawasi pertandingan antara Inggris melawan Jerman, Mauricio Espinosa, menolak untuk berkomentar apalagi meminta maaf atas kesalahannya yang tidak mengesahkan gol Frank Lampard.

Keengganan ini diutarakan langsung oleh Espinosa saat wartawan dari London Evening Standard mewawancarainya seusai pertandingan. Kengganan ini dipicu oleh larangan dari FIFA kepada wasit yang bertugas saat itu untuk membicarakan insiden yang dianggap merugikan Inggris itu.

"Baik, tapi saya tidak bisa membicarakan mengenai pertandingan (Jerman melawan Inggris). FIFA tidak memperbolehkan saya untuk membicarakan mengenai pertandingan. Itu adalah aturannya," ujar Espinosa ketika dimintai tanggapan mengenai insiden pada pertandingan itu.

Walau demikian, wasit asal Uruguay itu tampak menyesal dengan keputusannya. Buktinya, saat dia didekati David Beckham untuk menjelaskan keputusannya dan bersama-sama melihat tayangan ulang sepakan Lampard itu, Espinosa mengucapkan "Ya Tuhan."