KOMPAS.com - Dari segi tampilan, New Honda Jazz 2009 ini bisa dikategorikan biasa-biasa saja. Velg lebar replika Volk Racing ukuran 17 inci, bukan yang istimewa. Kalaupun pada penghenti laju ada tulisan Bembo hanya berupa brake caover
Sedikit membedakan, tampak pada bagian atap. Andika, sang pemilik tergolong nekad. Ia berana mencopot atap GE8-nya dan diganti atap panoramic sunroof. Budgetnya sekitar Rp 16 jutaan dengan hasil yang memuaskan, kata Andika.
Meski bentuk tidak ekstrem, boleh dijajal trek lurusnya. Tenaganya sekitar 170 dk on wheels, hasil itu didapat saat di dyno. Melonjaknya power GE8 milik Andika setelah dijejali turbo kit Zage.
Untuk membangun New Jazz, menurut Teddy dari REV Engineering yang menjadi distributor turbo Zage di Jakarta, enggak sulit. Karena tidak mengubah internal mesin menjadi pilihan Dika, sapaan akrab Andika. dan jeroan mesin standar enggak perlu banyak ubahan.
Bahkan untuk instalasi turbo asal Taiwan ini hanya butuh waktu 3 hari. Disetel dengan tekanan turbos (boost) 0,4 Bar saja, mampu menaikkan tenaga secara drastis sampai 50 dk. Di samping itu, perangkat standar boost resonator yang berfungsi sebagai pengompres udara yang akan masuk di ruang bakar turut dimanipulasi dengan piggyback Dastek.
Sehingga tidak menjadi penghambat dan mampu memaksimalkan tekanan yhang terdapat di tjrottle body lebih maksimal. Agar suplai bensin lebih kaya, Teddy meracik fuel pump agar aliran bahan bakar lebih deras.
Saat menginstal turbo Zage, Teddy terhadang kendala. "Pipa exhaust tengah mentok dan harus dibuat ulang," papar Teddy. Solusinya, pipa jalur gas buang ditekuk sedikit menghindari terbentur dengan sasis. "Ke Bandung enggak ada masalah, bahkan kecepatan bisa mencapai 200 km/jam," bangga Andika. (Andry)
Selasa, 26/5/2009 | 05:42 WIB
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar